Bulutangkis Indonesia Tak Mendapat Gelar di Eropa, Taufik Hidayat Kebingungan

PRINCESADESAL.COM – Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat, mengungkapkan rasa kecewa atas hasil yang diperoleh tim bulutangkis Indonesia di turnamen Eropa, di mana mereka tidak meraih satu pun gelar. Padahal, dukungan dan fasilitas untuk para pemain telah disediakan secara optimal. Taufik menyampaikan pernyataan tersebut setelah melakukan evaluasi internal dengan para pelatih dan atlet senior di Pelatnas PBSI, Cipayung, pada Rabu (26/3/2025) siang.

Dari semua turnamen yang diikutinya, hasil terbaik yang berhasil diraih oleh atlet adalah menjadi runner-up. Menyakitkan bagi Indonesia, pada All England untuk pertama kalinya sejak 2021, timnya tidak mendapatkan gelar, setelah Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang diharapkan membawa pulang kemenangan, kalah di partai final.

“Kami memang melihat ada beberapa performa yang baik, tetapi banyak orang akan melihat secara umum. Bagus, tapi belum ada juara,” kata Taufik saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung. “Kita harus akui, apapun yang terjadi mereka tentunya menginginkan tempat pertama, bukan kedua, ketiga, atau keempat. ”

Taufik menjelaskan bahwa evaluasi yang dilakukan bukan hanya berkaitan dengan performa di Eropa, tetapi juga meninjau hasil dari bulan Januari. “Dari Januari hingga Februari, banyak pertandingan di mana hasil yang didapat belum memuaskan,” tambahnya.

Dia juga menekankan pentingnya komitmen dari para atlet. Menurutnya, semua dukungan dan fasilitas untuk meningkatkan kualitas atlet sudah terpenuhi. “Kita semua ingin melihat juara, bukan hanya pemain, tetapi juga pengurus. kemarin hanya Leo dan Bagas yang mencapai final, dan mereka juga kalah,” tutur Taufik, peraih medali emas Olimpiade 2004 di Athena.

“Saya juga bingung, apa yang kurang dari pengurus? Semua fasilitas, pelatih, dan sumber daya telah disiapkan,” ujarnya. Taufik menekankan pentingnya kesiapan atlet di lapangan, meskipun telah diberikan dukungan maksimal oleh pelatih.

“Saya ingin menekankan kepada para atlet mengenai komitmen mereka ke depan, terutama yang sudah berpengalaman dan berada di level top ten. Meskipun pasangan ganda belum ada yang mencapai top ten, mereka sudah lama berlatih meski baru saja berganti pasangan,” jelasnya.

Taufik berharap agar ke depannya prestasi tim bulutangkis Indonesia dapat meningkat. “Perubahan untuk sesuatu yang baru tidak bisa dilakukan dengan instan, terutama dalam memperbaiki karakter dan pola pikir mereka. Saya tidak ingin membandingkan dengan masa lalu, namun kita harus berupaya menjadi lebih baik ke depan. Ini adalah proses yang melibatkan banyak perubahan, baik dari segi teknik maupun fisik, dan itu tidak mudah,” tutup Taufik.

Baca Juga : PBSI Ajukan Perlindungan Peringkat Anthony Ginting kepada BWF

More From Author

PBSI Ajukan Perlindungan Peringkat Anthony Ginting kepada BWF

Belajar dari Cedera Ginting, Taufik Hidayat Dorong Atlet Lebih Jujur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *