PRINCESADESAL.COM – PP PBSI, sebagai induk federasi bulutangkis Indonesia, telah mengajukan permohonan kepada Badminton World Federation (BWF) untuk memberikan perlindungan peringkat kepada Anthony Sinisuka Ginting. Langkah ini diambil untuk memastikan peringkat Ginting tetap terjaga selama masa pemulihan cedera. Informasi tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi federasi pada Selasa (25/3/2025).
PBSI menyatakan bahwa keputusan mengajukan perlindungan peringkat ini mengikuti rekomendasi tim medis. Ginting diminta menjalani perawatan intensif demi mempercepat proses pemulihan cedera tangan yang ia alami usai bertanding di Malaysia Open 2025. Cedera tersebut juga menyebabkan juara Asia 2023 itu harus absen di sejumlah turnamen penting, termasuk India Open, Indonesia Masters, All England, hingga Kejuaraan Asia di Ningbo, China, yang akan digelar pada 8-13 April mendatang.
Keputusan ini dibuat agar Ginting, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, dapat kembali ke kondisi fisik terbaiknya sebelum turun ke lapangan. Adapun perlindungan peringkat (protection ranking) dapat diajukan oleh atlet atau federasi jika pemain mengalami cedera atau alasan medis lainnya yang membuatnya tidak memungkinkan untuk berkompetisi dalam jangka waktu tertentu.
Saat ini, Ginting menempati peringkat ke-24 dunia berdasarkan peringkat BWF per 18 Maret 2025. Berdasarkan regulasi BWF, pemain papan atas yang mengalami cedera atau kondisi darurat lainnya dapat mengajukan perlindungan peringkat dengan melampirkan bukti pendukung, seperti laporan medis.
Jika permohonan disetujui, pemain akan dikecualikan dari kewajiban berpartisipasi dalam turnamen tertentu selama periode pemulihan. Namun, ada beberapa konsekuensi yang menyertainya. Atlet tidak akan menerima bonus tahunan dari BWF dan tidak diperbolehkan mengikuti turnamen selama minimal tiga bulan hingga maksimal 12 bulan, kecuali mereka menyatakan siap kembali bertanding sebelum periode tersebut berakhir.
Perlindungan peringkat mulai berlaku setelah izin resmi diberikan oleh BWF dan hanya berlaku selama 12 bulan. Setelah itu, pemain harus kembali bersaing berdasarkan peringkat reguler mereka.
Anthony Ginting bukan satu-satunya pemain yang mengambil langkah ini. Sebelumnya, bintang bulutangkis asal Malaysia, Lee Zii Jia, juga mengajukan perlindungan peringkat kepada BWF akibat cedera pergelangan kaki kanan. Permohonan Lee disetujui setelah melalui proses pengajuan yang mencakup rekomendasi dari pihak medis dan tim manajemennya.
Dalam keterangannya, tim Lee Zii Jia menyebutkan bahwa keputusan tersebut diambil demi memastikan pemulihannya berjalan dengan baik. Atlet tersebut kini absen dari berbagai turnamen penting, termasuk Kejuaraan Badminton Asia. Pemulangan Lee ke kompetisi tergantung pada seberapa jauh proses rehabilitasinya membuahkan hasil.
Langkah serupa kini dilakukan PBSI sebagai upaya mendukung pemulihan maksimal Anthony Ginting, sambil menjaga posisinya di peta persaingan bulutangkis dunia.
Baca Juga : Anthony Ginting Batal Berlaga di Kejuaraan Asia, PBSI: Kondisi Belum Memungkinkan